BAYANGAN




BAYANGAN

           
            Kring kring kring
            Alarm berbunyi tepat dipukul 07.00 pagi. Bunyi alarm itu semakin keras berusaha membangunkan pemiliknya. Mika, si gadis berukuran kecil yang mempunyai rambut sebahu dan berponi itu adalah pemilik jam tersebut berusaha meraih dan mematikannya agar bunyi dari jam itu cepat hilang. Mika mengucek matanya sambil menguap dan melihat jamnya. Mata Mika sesaat membesar melihat waktu dijamnya.
“Gila udah jam segini, telat gue!” serunya sambil tergesah-gesah turun dari kasurnya dan langsung bergegas mandi.
***
            Mika keluar dari kos-annya sambil terburu-buru dan berlari kearah stasiun yang dekat dengan tempat kos-nya. Perempuan itu tidak sadar kalau tali sepatu kanannya lepas dan ketika ia sedang menuruni tangga.
            ‘Bruk’
            Mika terjatuh. Terjatuh dari atas tangga hingga membuat ia berguling ditangga sampai bawah. Kepalanya terbentur hebat membuat ia meringis kesakitan dibagian kepala dan tangannya. Seseorang tinggi menghampiri Mika yang masih setengah sadar.
            “Mbak tidak apa-apa?” tanya seorang laki-laki yang menggunakan hodie abu-abu kepada Mika yang sudah mulai menutup matanya. Orang-orang yang berada disekitar langsung mengerumuni Mika dan membawanya ke rumah sakit terdekat.
***
            Mika mulai membuka matanya perlahan. Ia merasa asing ditempat dia berada sekarang. Bau obat dan orang-orang berbaju putih berlalu lalang dihadapannya. Mika berusaha bangun, tetapi kepalanya sangat sakit membuatnya untuk tiduran kembali. Tak lama seorang lelaki tinggi yang menggunakan hodie abu-abu menghampiri dia.
            “Kamu sudah siuman? Tadi kamu pingsan hampir 1 jam lamanya” lelaki itu membuka suaranya duluan.
            “M...Maaf siapa ya?” tanya Mika sambil terbata.
            “Oh iya kenalkan nama saya Dimas, saya yang tadi menemukan kamu di stasiun” ucap lelaki yang bernama Dimas sambil mengulurkan tangannya.
Dengan ragu Mika menjabat tangan lelaki itu dan bilang “Mika”. Mika langsung mengingat kejadian yang ia alami pagi ini. Ia ingat kalau tadi dia berlari terburu-buru agar tidak telat kuliah dan malah berakhir ditempat ini.
            “Kamu tidak apa-apakan?” tanya kembali orang asing itu membuat lamunan Mika hilang.
            “Ah iya gak apa-apa kok” jawab Mika sambil berusaha untuk duduk.
            “Maaf sebelumnya ka....” perkataan Mika terpotong saat dokter dan suster menghampiri dia.
            “Udah siuman dik?” tanya dokter yang sudah terlihat berusia tersebut. Mika hanya mengangguk menjawab pertanyaan dokter.
            “Kamu hanya mengalami cidera kecil untung kepala kamu masih selamat dan tidak mengalami gagar orak. Oh iya kamu sendirian saja? Tidak ada keluarga atau kerabat yang dapat dihubungi?” tanya kembali dokter tersebut. Mika mengerutkan keningnya.
            “Tadi ada lelaki yang bersama saya, barusan saja mengobrol dengan saya dok...tapi kok sekarang dia ngilang ya?” jelas Mika yang membuat dokter dan suster itu saling pandang kebingungan.
            “Dari tadi kamu sendirian tidak ada yang menemani dari masuk IGD sampai sekarang” jelas suster yang menangani Mika dari awal ia dibawa masuk IGD.
            Mika yang mendengar penjelasan suster terkejut. Jelas-jelas tadi ada lelaki tinggi yang menggunakan hodie berwarna abu-abu mengobrol dengan dia, sebelum dokter dan suster ini datang. Mika langsung memeluk kedua tangannya yang terlihat ketakutan itu. ‘Jadi yang tadi itu...’ Mika menatap ngeri kearah pintu IGD yang terdapat laki-laki itu sedang tersenyum kearahnya.
***
Epilog

            Ditemukan mayat lelaki sekitar berusia 20 tahun dengan mempunyai tinggi 180cm dan menggunakan hodie berwarna abu-abu distasiun xxx. Diduga mayat ini terseret kereta dan sampai ke stasiun ini pada pagi hari pukul 07.00 WIB. Tubuh korban sudah tidak menyatu dan tidak ditemukannya indentitas korban. Hanya ada selembar kertas didalam celana korban yang bertuliskan “TOLONG SAYA!!”.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Poster Pertolongan Pertama Pingsan

Mengenal Hot-Cold Empathy Gap

18 Desember 2017